Kamis, 01 Maret 2012

Tips menjaga kesehatan badan untuk kondisi banyak pekerjaan

Pernah terkena maag tipes gara-gara sering lembur di tempat kerja ? Atau
badan menjadi pegel-pegel dan linu karena semalaman nggak istirahat ? obatnya gampang yaitu pergi ke tukang pijit dan minta pijet refleksi hasilnya badan pasti tambah remek-remek semu.


Tulisan dibawah ini cukup panjang untuk dibaca, ada sekitar 6 tips dariku untuk menjaga kesehatan baik badan maupun jiwa. Ada hal-hal yang di luar kebiasaan kita. Tapi semua ada penjelasan ilmiahnya…

Sejak awal aku bekerja sebagai seorang programmer, jadwal hidupku ada sedikit perubahan dalam hal tidur dan makan. Kedua hal ini sering tidak terpenuhi dalam hal waktu. Tidur larut malam, nggak tidur, makan telat dan males makan.

Kondisi di atas susah untuk aku hindari apalagi di saat banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan untuk segera. Bahkan untuk berolah ragapun kadang nggak ada waktu. Padahal setiap harinya aku itu duduk dan duduk di depan komputer. Bergerak kalau lagi laper atau mandi dan sholat. Jadi udah kurang tidur, sering telat makan dan jarang olah raga. Rawan sekali terhadap gangguan kesehatan.

Ditambah dengan kondisi ruang ber AC yang juga mempengaruhi metabloisme kulit dalam berkeringat. Aku menjadi orang yang jarang kringetan. Wah kalo gitu kondisi ahsan nggak baik tuh kalo diterus-terusin. Masa muda memang masih kuat, tapi masa tua siapa yang tau.

Dan itulah yang sebenarnya aku sedang pikirkan. Bagaimana cara menjaga kesehatanku dalam kondisi yang seperti ini. Memang benar banget bahwa kita harus berusaha menjaga kesehatan kita mulai dari sekarang sampai sampai esok hari.

Tetapi dari tahun 2007 yang lalu, aku seolah menemukan solusi yang bisa aku lakukan untuk menjaga kondisi kesehatanku. Semuanya berdasarkan pengalaman, ada yang ekstreem, ada yang menyenangkan dan ada juga yang kayaknya nggak masuk akal. Oke, akan aku jelaskan satu persatu.

Ditambah dengan kondisi ruang ber AC yang juga mempengaruhi metabloisme kulit dalam berkeringat. Aku menjadi orang yang jarang kringetan. Wah kalo gitu kondisi ahsan nggak baik tuh kalo diterus-terusin. Masa muda memang masih kuat, tapi masa tua siapa yang tau.

Dan itulah yang sebenarnya aku sedang pikirkan. Bagaimana cara menjaga kesehatanku dalam kondisi yang seperti ini. Memang benar banget bahwa kita harus berusaha menjaga kesehatan kita mulai dari sekarang sampai sampai esok hari.

Tetapi dari tahun 2007 yang lalu, aku seolah menemukan solusi yang bisa aku lakukan untuk menjaga kondisi kesehatanku. Semuanya berdasarkan pengalaman, ada yang ekstreem, ada yang menyenangkan dan ada juga yang kayaknya nggak masuk akal. Oke, akan aku jelaskan satu persatu.

1. BERJEMUR
Apa hubungannya banyak kerjaan sama berjemur ?
Kondisi badan yang hampir setiap saat berada di ruang ac membuat tubuh jarang mengeluarkan keringat. Ini nggak baik bagi tubuh. Kemudian juga membuat kulit menjadi manja.

Nah dengan berjemur ini akan membuat tubuh berkeringat dan ada cahaya yang diterima tubuh. Ini untuk mengimbangi kondisi kulit agar nggak manja. Bayangkan saja orang yang biasanya sehari-hari di dalam gedung dan ruangan ac, tiba-tiba suruh berjalan di bawah terik matahari, yang terjadi adalah rasa panas yang luar biasa dan kulit rasanya terbakar bahkan bisa hitam.

Dengan pembiasaan yang sering antara berjemur dan di ruanfan ac yang dingin, kulit secara alami akan menyesuaikan diri untuk lebih tahan terhadap perubahan cuaca. Itu penjelasan singkat secara ilmiahnya.

2. MAKAN DENGAN PORSI LEBIH BANYAK
Jika kita biasanya sekali makan 1 piring nasi, untuk mengantisipasi kondisi yang sebelumnya aku ceritakan, sebaiknya porsi makan kita tambah. Misalnya dari 1 piring menjadi 2 piring. Ada beberapa keuntungan yang didapatkan, termasuk kalau takut gemuk insyaAllah tidak akan terjadi. Lho koq bisa ? Baca saja uraian di bawah ini :

1.   Akan memiliki stok energi yang lebih banyak,    Ini sangat penting karena walau hanya mikir : kerja otak, tetapi konsumsi energi juga sangat tinggi. Buktinya kalau lagi banyak pikiran menjadi cepat laper yang efeknya adalah peningkatan asam lambung. Jika hal ini tidak diimbangi dengan jumlah makanan yang banyak, maka arahnya bisa jadi maag. Ini yang bayak terjadi ketika orang lagi banyak pikiran.

2.   Mengantisipasi kalau telat makan.      Kondisi kerjaan yang banyak sering membuat kita telat makan. Sebabnya bisa     banyak    seperti males keluar cari makanan atau menunda-nunda jadwal makan demi merampungkan kerjaan terlebih dahulu. Jika sebelumnya sudah makan banyak, maka paling tidak masih ada bahan makanan yang bisa untuk dicerna sama perut. Atau proses pencernaan lebih lama.

3.  Meningkatkan ketahanan badan  Kondisi badan sebagian besar tergantung pada asupan makanan yang masuk. Kalau kebutuhan energi tubuh dengan asupan tidak seimbang, maka bisa jadi kurus atau bisa jadi penyakit. Nah dengan makan banyak pada kondisi banyak pekerjaan, ini akan mengimbangi antara kebutuhan energi otak dengan asupan makanan, sehingga tubuh yang lain juga masih kebagian jatah.

TAKUT GENDUT ?
Lha kalau banyak makan kan ntar jadi gendut !
Itu emang bener tapi itu terjadi dalam kondisi banyak makan sedikit kerja, maka gizi yang masuk akan lebih banyak dari pada yang dibutuhkan. Kalau kondisi kerja kita membutuhkan banyak energi (ingat lho, berpikir itu konsumsi energinya juga besar), maka jumlah makanan yang dibutuhkan juga harus diimbangi. Kalau tidak ya siap-siap aja kena tipes, atau maag.

3. JANGAN MAKAN TERATUR
Lho koq malah jangan makan secara teratur ? gimana sih ? ide goblok nih namanya !
Ha ha ha … itulah solusi gilaku yang aku buktikan ampuh , baca nih penjelasan ilmiahnya ! pokoknya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Manusia pada umumnya makan sehari tiga kali yaitu pagi, siang dan malam. Ada juga yang empat kali yaitu pagi, siang, sore dam malam. Dan pada kenyataanya orang cenderung untuk makan tepat waktu dikondisikan dengan aktivitas sehari-hari. Rutinitas itu secara alamiah membuat seseorang akan merasa lapar pada jam-jam makan seperti biasanya. Rasa lapar ini disebabkan keluarnya asam lambung untuk mencerna makanan.

Yang sering terjadi adalah banyaknya pekerjaan membuat kita telat makan. Telat makan ini dalam kondisi perut kita memiliki jadwal mencerna makanan yang teratur, maka asam lambung yang keluar justru akan mencerna dinding-dinding lambung, yang akibatnya adalah rasa sakit, nyeri pada lambung. Kalau kondisi ini terus-terusan, maka bisa jadi maag.

Lho solusinya gampang ! Tinggal makan teratur pada waktunya !
Emangnya gampang ngewujudin hal itu pada saat kondisi lagi banyak pekerjaan ? Aku mau deh cium tangan sama orang yang bisa kaya gitu, belum pernah aku nemuin orang yang bisa disiplin makan di kala banyak pekerjaan.

Tolong dibedakan, antara pekerjaan rutin dengan pekerjaan non admnistrasi. Pekerjaan rutin ya seperti bagian administrasi, resepsionis, call center. Jadwal hidup mereka sudah bisa dipastikan dari waktu ke waktu. Jam segini masuk, jam segitu istirahat dan jam sekian selesai atau ganti orang. Nah kalau tipe perkerjaan non administrasi ini tipikalnya adalah tidak terikat oleh waktu dan tempat. Bisa satu pekerjaan selesai 2 bulan.

Hasilnya adalah kini aku bisa merasakan manfaatnya, aku telat makan nggak tersiksa dengan perasaan lapar yang terlalu, kalau aku terlambat makan, bisa tergantikan oleh porsi makan berikutnya yang dua kali atau tiga kali lipat. Nggak masalah deh kalau tiba-tiba ada rapat jam 11 dan selesai jam 14 siang…

4. LAWAN INSOMNIA : JADILAH ORANG YANG MUDAH TIDUR DIMANAPUN BERADA
Otak ini butuh istirahat. Satu-satunya cara agar otak istirahat adalah dengan cara tidur. Setelah tidur otak akan lebih fresh dan seger lagi. Ini sangat bermanfaat buat tipe pekerjaan yang pemikir seperti aku…

Dalam kondisi tubuh kita yang harus melayani pekerjaan yang berat dan makan waktu, apalagi lembur dan tidur larut malam adalah santapan setiap hari. Nggak mungkin ada orang yang kuat terus-menerus untuk nggak istirahat. Kata dokter manusia itu batas maksimal nggak tidur adalah 2 hari 2 malam. Kalau lewat dari itu pokoknya tubuh akan menjadi nggak beres…

Tidur yang berkualitas adalah tidur yang nyenyak walaupun cuma 10 menit atau 15 menit. Lama waktu ini adalah sangat singkat dalam usia pekerjaan kita. Demi menjaga kondisi otak agar tetep seger, badan agar nggak capek ya kalau ngantuk tidur !

5. SERING-SERING REFRESHING
Gunanya adalah untuk sejenak melupakan kepenatan dan kekisruhan pikiran, menjaga kestabilan emosi dan pikiran. Soalnya kadang-kadang tanpa kita sadari kita mendadak jadi gampang emosi, gampang marah, itu artinya pikiran kita sedang penuh dan jenuh. Bahkan kadang-kadang bisa berujung dengan stres dan gangguan emosional.

source: http://ahsanfile.wordpress.com

Selasa, 28 Februari 2012

Cerdas Menghadapi “Post Power Syndrome”

Lelaki tua itu tampak terbaring lemah di atas tempat tidurnya. Matanya berkaca-kaca ketika bekas koleganya selama dia masih aktif bekerja dulu datang menjenguknya. Melihat yang dijenguk menangis, sang penjenguk yang rata-rata ibu-ibu pun ikut-ikutan menitikkan air mata. Tak pernah terbayang di benak mereka, bahawa kepala sekolah mereka yang dulu begitu garang dan berwibawa di depan anak buahnya, kini tengah terpuruk tertimpa stroke, tak lama setelah ia tak lagi menjabat sebagai kepala sekolah.

Sebutlah namanya Pak Badrun. Usianya masih 60 tahun lebih sedikit. Beberapa tahun lalu, dia menjabat sebagai kepala sekolah X. Ketika ada aturan pembatasan masa kerja kepala sekolah, beliau termasuk yang terkena aturan ini. Ia pun kembali menjadi guru biasa. Kejadian ini cukup membuatnya tertekan karena sebagai orang yang pernah berkuasa, ia tak dapat dengan mudah memposisikan dirinya sebagai anak buah. Tak lama kemudian, ia pun sakit-sakitan dan terakhir ini dia terkena stroke.

Berbeda dengan Pak Yono, yang juga pensiunan. Setelah pensiun, beliau lebih sibuk mengurus tanamannya. Selain itu, dia juga disibukkan dengan kegiatan mengantar-jemput cucunya yang masih TK di sekolah. Setelah pensiun, hidupnya menjadi terasa lebih hidup, lebih ceria, dan lebih berwarna.

Yups, inilah dua kondisi yang seringkali dialami oleh pensiunan. Satu dapat menerima dan menikmatinya dengan lapang dada, sedangkan yang satu lagi belum dapat menerima bahwa dirinya sudah tak lagi memiliki kekuasaan seeperti dulu. Hal yang kedua ini disebut sebagai post power syndrome, sindroma setelah kekuasaannya berakhir. Sebenarnya tak hanya pada bekas orang yang memiliki kekuasaan saja, tetapi sindroma ini juga bisa menimpa orang-orang yang pernah berjaya pada masa lalu, misalnya pada bintang cilik yang cemerlang pada zamannya tetapi ketika dewasa tidak lagi dikenal, atau pada artis yang pernah begitu laris pada ketika mudanya tetapi tak lagi dapat job saat usia telah beranjak tua. Semua orang bisa berpotensi terkena post power sindrome.

Banyak orang yang terkena post power syndrome ini setelah masa kejayaannya berakhir. Gejala paling sederhana, adalah ketika dia lebih suka bercerita mengenang masa lalunya yang penuh kejayaan daripada menghadapi hari-hari yang tengah dihadapinya. Atau, justru ia menjadi orang yang sedemikian menutup diri dari lingkungannya karena merasa ia tak lagi memiliki kekuasaan sehingga orang lain tak mau menghargai dirinya.  Ia menjadi orang yang pemurung dan mudah tersinggung, juga selalu menganggap negatif semua hal yang terjadi di sekitarnya.

Secara fisik, yang orang yang menderita post power syndrome akan tampak kuyu, lemah, mudah sakit-sakitan, dan terlihat lebih tua daripada usia yang sebenarnya. Tak jarang banyak yang akhirnya terserang penyakit stroke dan komplikasi. Penyakin-penyakit ini memang merupaka penyakit fisik, tetapi tak dapat kita pungkiri bahwa beban pikiran bisa menjadi pemicunya.

Bagaimana Cara Menghadapi Post Power Syndrome?


Post Power Syndrome tak akan menghinggapi kita jika kita menganggap kekuasaan yang sedang kita pegang ini hanyalah sementara. Jika hanya sementara, maka kita tak akan mengejar kekuasaan itu dan bahkan menyalahgunakan kekuasaan itu untuk kepentingan dirinya sendiri.

Selain itu, saat kita sedang berjaya, kita mestilah menyediakan rencana cadangan jika tak lagi memiliki jabatan. Paling tidak, kita memiliki rencana tentang apa yang akan kita lakukan jika masa kekuasaan itu berakhir. Untuk yang purnatugas bisa merencanakan kegiatan hariannya.

Tetap bergaul seperti biasa. Bergaul merupakan salah satu ciri kita sebagai makhluk sosial. Kalau kita mengasingkan diri, tentu kehidupan kita akan terasa suram. Beberapa orang mungkin akan berubah sikap ketika kita tak lagi punya kekuasaan. Tetapi yakinlah, akan banyak orang yang lebih menghargai kita ketika kita mampu untuk tetap bersosialisasi. Bahkan, akhirnya kita tahu mana orang yang tulus, mana orang yang tak tulus terhadap kita.

Melakukan kegiatan bermanfaat yang dulu tak bisa sering kita lakukan. Tanpa kekuasaan, mungkin kita akan memiliki pemasukan yang lebih sedikit. Namun, tanpa kekuasaan, kita jadi punya lebih banyak waktu luang. Jika dulu kita tak sempat untuk sekadar berhandai-handai dengan tetangga atau keluarga, sekarang waktu yang terluang lebih banyak sehingga kita bisa melakukan apa yang dulu tak kita lakukan.

Menghadapi semuanya dengan sudut pandang positif sangatlah penting. Dengan demikian, kita terhindar dari sikap berburuk sangka yang justru bisa merusak nood kita. Kita pun tetap bahagia dengan apa yang kita punya sekarang.

***

Kekuasaan bukanlah segalanya. Berakhirnya kekuasaan juga bukan akhir segalanya. Banyak orang yang tak bisa mengatasi post power syndrome, tetapi banyak pula yang cerdas menghadapinya sehingga hidupnya menjadi lebih baik meskipun tak lagi berjaya. Semuanya tergantung pada caranya menghadapi kenyataan.

(Sumber : Internet)

Menanamkan Disiplin Pada Anak

Apa yang dilakukan orang tua saat ini akan sangat mempengaruhi apakah seorang anak menjadi rajin atau malas. Dan bahkan, sopan atau keterlaluan.
         Cara Anda merespon perilaku anak Anda akan membentuk tingkah laku anak Anda. Saat ini, langkah yang perlu dipupuk adalah bagaimana kita sebagai orang tua mengajarkan kepada anak yang belum rasional agar bertingkah laku baik dan mengerti kosep yang baik dalam tingkah laku. Mulailah dengan kesabaran, berikan latihan dan Anda bisa memberikan beberapa aturan untuk kedisiplinan mereka sehingga kekolotan anak Anda akan menjadikanya sosok anak-anak yang menyenangkan. Aturan yang bisa Anda terapkan tersebut antara lain:
  • Aturan 1: Menonjolkan Sikap positif
          Akan mudah menjadi kebiasaan, jika Anda bereaksi pada saat terlihat perilaku anak Anda yang kurang benar. Anda harus selalu mencampuri dan mengkoreksi setiap kali anak Anda melakukan suatu kesalahan. Akan tetapi, Anda akan menjadi lebih berhasil jika Anda secara aktif menekankan perilaku yang baik, selama anak Anda menghargai ijin Anda di atas segalanya.
          Berikan pendekatan yang baik dan halus ketika mereka berperilaku keliru, karena hal itu akan membuat mereka lebih menghormati Anda. Hargai mereka dengan ucapan seperti, "Ayah atau Ibu akan sangat gembira apabila kamu meletakkan barang-barang yang telah selesai kamu gunakan ketempat semula."
          Kata-kata itu akan membuat mereka akan lebih senang melakukan hal tersebut dengan suka rela daripada jika Anda memarahi mereka.
  • Aturan 2: Mencegah Masalah
          Menjauhkan dan memindah benda tajam, mudah pecah, dan tanaman yang menggoda dari lingkungan sekitar anak Anda akan menghilangkan kesalahan perilaku yang tidak Anda inginkan. Selain itu, hindarkan situasi yang akan menyebabkan masalah. Cobalah untuk menyuruh cepat tidur ketika waktu tidur malam telah tiba, atau menyuruh makan saat waktu makan telah lewat.
          Cara lain untuk meminimalkan kepusingan Anda terhadap tingkahnya adalah, ingatkan dia sebelum sesuatu menjadi kesalahan. Sebagai contoh, setiap akan tidur, Anda sebaiknya mengingatkannya, "Buang air dulu sebelum tidur supaya tidak ngompol."
  • Aturan 3: Atur Batasan
          Semua anak butuh kejelasan, batas konsistensi untuk membatasi suatu prilaku itu bisa diterima atau tidak dapat diterima. Pada kenyataannya, hal itu akan membuat mereka merasa aman di dunia mereka, yakni pada setiap aktivitas yang mereka lakukan.
          Kadang-kadang, memberikan batasan yang memaksa tampak tidak perlu. Seberapa penting atau berbahayanya sebuah masalah, Anda harus bertanya pada diri Anda sendiri. Misalnya, jika anak Anda yang berumur 12 bulan menarik buku atau mengacaukan buku Anda yang ada dirak. Contoh lain, anak Anda yang berumur 1,5 tahun lupa mengucapkan kata tolong saat meminta. 
          Jika Anda tidak segera memperbaiki perilaku itu sekarang meski anak Anda terlihat begitu lucu dan manis saat "menantang" Anda dengan perilaku itu Anda tetap tidak akan menyukainya jika hal itu dilakukan berkali-kali. Mereka terus mencoba membentuk apa yang baik dan apa yang tidak baik. Adalah tugas Anda untuk memberitahukan kepada mereka.
Memang, sangat mudah untuk memaafkan kesalahan anak kecil dengan mengatakan, "Oh, dia 'kan masih kecil," atau "Dia tetap tidak akan mengerti meski saya bilang jangan." Akan tetapi, anak Anda lebih cerdas dari apa yang Anda fikirkan terhadap mereka. Dengan bantuan dan kesabaran Anda, mereka mampu belajar membedakan sesuatu yang salah dan benar.
  • Aturan 4: Tetap Tegas
          Jika Anda terlalu lunak, putra Anda juga akan suka membantah Anda. Dia akan segera menemukan mana tombol yang ditekan untuk mendapatkan respon yang dia inginkan. Dan anda dapat memastikan dia akan menekan dan menekan tombol itu kembali. Lebih baik membuat hal itu jelas bahwa anda yang punya kuasa bukan putra anda. Kekurangtegasan akan cenderung menyulitkan Anda sendiri. Jika Anda tidak menekankan batasan yang boleh mereka lakukan, Anda merampas anak Anda untuk mengerti bagaimana dia bertingkah laku seperti apa yang Anda harapan. Hal tersebut akan membuat mereka akan menjadi liberal dan menjurus untuk melawan.
  • Aturan 5: Tetapkan Harapan Anda Agar Perilaku Mereka Terus Realistis
          Jika hal itu tidak Anda lakukan, Anda harus bersiap untuk menerima kegagalan. Lakukan peningkatan harapan Anda sebagaimana anak Anda tumbuh. Sebagai contoh, sementara anak berumur setahun tidak diharapkan untuk menggunakan kata tolong dan terima kasih, anak yang berumur 1,5 tahun dengan kosa kata lebih dari 50 kata memiliki kemampuan untuk belajar mengucapkan kata-kata itu.
  • Aturan 6: Tetaplah Konsisten
          Sekali Anda buat aturan, tekankan hal itu pada mereka. Sikap tidak konsisten membingungkan anak untuk belajar berperilaku. Jika Anda membenarkan dia tatkala menumpahkan pasir dari wadahnya minggu lalu, kenapa Anda marah saat ini?Cobalah memperkirakan aturan yang Anda terapkan agar tetap bisa untuk diikuti. Jika anda mengatakan bahwa saat ini akan menjadi waktu yang tepat untuk membiarkan anak Anda bermain di lantai sebanyak dua kali, maka biarkan mereka melakukan hal itu terus-menerus tanpa larangan. Jangan larang anak Anda melakukan sesuatu setelah mereka melakukan tiga hingga sepuluh kali.
Tentunya, mustahil Anda akan tetap konsisten sepenuhnya dalam setiap hal. Ada ruang dan celah untuk pengecualian. Anda mungkin bisa membiarkan anak Anda melompat-lompat di sofa ketika dia terperangkap hujan, meski hal itu biasanya dianggap tidak baik. Jelaskan mengapa ada perubahan dari biasanya karena ada hal yang khusus dan hanya untuk hari itu saja.
  • Aturan 7: Tetap Tenang
          Pesan disiplin Anda akam mempunyai pengaruh yang lebih besar jika anda mengirimkannya dengan santai, sikap yang rasional. Ya, hal itu mudah untuk diucapkan tetapi belum tentu mudah untuk dilaksanakan. Menaikkan nada suara Anda merupakan reaksi yang alami, tetapi membentak masing-masing menurunkan mental anak dan membuat Anda menurunkan model aturan Anda. Jika terlalu diam pun, akan membuat anak Anda merasa yang dikerjakan adalah hal yang lucu dan akan melakukan hal yang serupa kembali. Suara terlalu lembut atau tak biasanya, mungkin akan mencairkan pesan anda pada mereka.
  • Aturan 8: Pilihan Kata
          Cara terbaik untuk menyampaikan pesan agar sampai pada anak adalah dengan menggunakan sedikit mungkin kata. Anak kecil lebih menyukai dan mengerti bila menerima pesan yang singkat, seperti, pedas, jangan lari, digigit itu sakit, dan lainnya.
  • Aturan 9: Siapkan Contoh Yang Baik
         Yang sering kita lihat adalah seorang ibu yang memukul anaknya dengan tangan, padahal mereka mengatakan pada putera mereka, "Jangan memukul!"
Cara menasehati dengan melakukan pemukulan akan mengakibatan anak terbawa dengan perlakuan yang diterimanya. Sebaiknya anda memberikan pengertian yang dapat mereka terima dari pada harus menggunakan tangan untuk melerai mereka.

(Sumber : Internet)

Mengajarkan Kemandirian Anak

Setiap orang tua memiliki naluri untuk melindungi anak dari segala yang membahayakan. Kita mengulurkan tangan dan memeluk mereka. Kita atau baby sitter mengerjakan pekerjaan anak agar mereka dapat menikmati permainan mereka. Kita senantiasa berusaha agar hidup anak-anak kita nyaman. Namun pilihan kita ini memiliki konsekuensi yang seringkali tidak kita inginkan. Ketika kita melindungi atau mengerjakan tugas yang bisa dikerjakan sendiri oleh anak, secara tidak sadar kita menciptakan ketergantungan. Lebih parah lagi, anak-anakpun menjadi enggan mencari tantangan untuk membangun rasa percaya diri.

Sebenarnya anak-anak sangat ingin untuk membangun kemandirian sejak dini. Perhatikan saja bagaimana anak kecil ingin membantu menyapu, mengelap meja, mengatur tempat tidur, bahkan mencuci piring. Namun kadang kita menganggap mereka belum mampu, malahan membuat pekerjaan menjadi kurang sempurna dan lebih lama. Keinginan anak untuk mandiri perlu didukung dengan cara yang tepat: kapan kita membiarkan anak melakukan sendiri tugasnya, apa yang harus kita lakukan ketika mereka butuh bantuan, dan apa yang sebaiknya kita lakukan ketika hasilnya kurang bagus.

Bagaimana mengajarkan kapada anak, kemandirian, mengandalkan diri sendiri dan kepercayaan diri?

Dorongan
Orangtua perlu mendukung anak-anak dalam pencarian kemandirian secara alami. Ajarkan pada anak bahwa bantuan mereka sangat berarti bagi keluarga. Cara terbaik adalah dengan memberikan tugas sehari-hari yang sesuai dengan umur mereka. Anak balita bisa diberi tugas memilih makanan dan snack sendiri, memilih pakaian yang akan dipakai. Bagi yang sudah mampu bisa membantu membawa piring ke tempat cuci piring, memilah-milah pakaian, merapikan mainannya.

Dorong anak untuk mencoba sendiri dulu. Kebanyakan orang dewasa terlalu membantu anak sehingga anak terlatih untuk meminta tolong daripada mencoba sendiri. Jika anak meminta tolong, pikirkan dulu, jika anda percaya ia bisa melakukan sendiri mintalah ia mencobanya. Jika ia tidak bisa, tawarkan bantuan, tapi ajarkan cara melakukannya.

Keberhasilan anak dalam mengerjakan tugas akan membangun rasa percaya dirinya. Berikan pekerjaan yang dapat mereka selesaikan. Jika anda khawatir dengan keselamatan atau hasil kerja mereka, berikan tugas yang lain.

Ijin
Anak-anak yang diijinkan melakukan hal-hal sendiri membangun keandalan diri. Sejak dini, tinggalkan anak anda sendirian sebentar. Berikan mainan yang bisa dimainkannya sendiri. Mereka akan menyadari bahwa mereka aman dan dapat melakukan berbagai hal tanpa kehadiran anda dalam ruangan yang sama. Tugas sehari-hari di rumah, hobi dan pekerjaan rumah juga membangun kemandirian. Berikut ini beberapa metode untuk membantu anak-anak mencapai sukses diri.
  • Perhatikan apakah anda sudah menjadi contoh yang baik. Apakah anda banyak meminta tolong pembantu atau mengerjakan sendiri.
  • Tunjukkan bagaimana mengerjakan project langkah demi langkah.
  • Diskusikan dengan anak tujuan dari tugas sehingga mereka menempuh arah yang benar.
  • Buatlah tugas menjadi menyenangkan. Hitung waktunya memakai timer. Lakukan dengan tarian. Urutannya dibalik. Ciptakan permainan.
  • Hal ini mungkin sulit bagi orang tua yang perfeksionis, tapi penting sekali membiarkan anak-anak mengerjakannya dengan cara mereka sendiri. Anda bisa menetapkan batas waktunya.
  • Pecah tugas menjadi bagian-bagian yang leih kecil agar anak berhasil setiap kali mengerjakannya.
  • Biarkan mereka gagal.  Biarkan anak-anak mencoba melakukan hal-hal dengan cara mereka sendiri dan belajar dari kegagalan.
  • Latih anak untuk menerima konsekuensi bila mereka lupa melakukan tugasnya. Jangan kerjakan pekerjaan itu untuk mereka.

Belajar dari Kesalahan
Bagian dari mengandalkan diri sendiri berarti belajar dari kesalahan. Berikut ini beberapa tips untuk membantu anak terus melanjutkan pada saat terjadi kesalahan.
  • Ingatkan anak anda bahwa setiap orang membuat kesalahan
  • Tunjukkan banyak hal yang bisa dipelajari dari kesalahan. Tunjukkan juga hal-hal yang mereka lakukan dengan benar.
  • Bersama-sama, carilah alternatif bagaimana tugas itu bisa diselesaikan dengan cara yang berbeda.
  • Doronglah mereka untuk melakukan pekerjaan menggunakan pendekatan mereka yang baru.
  • Jangan lupa mengatakan bahwa anda menyayangi mereka apa pun yang terjadi
Melindungi anak dari bahaya merupakan kewajiban orang tua, namun juga penting untuk melepaskan mereka menjelajah mencoba hal yang baru, bersatu dengan kehidupan dan bahkan untuk gagal. Begitulah mereka belajar mengandalkan diri sendiri. Dalam jangka panjang, anak-anak yang tidak diajari kemandirian, akan kehilangan rasa percaya diri dan sangat sulit untuk mempelajarinya kelak.

Berikan suport penuh untuk kemandirian anak anda. Ijinkan anak melakukan berbagai hal dengan cara mereka sendiri dan dampingi mereka selama belajar. Mungkin hadiah terbesar yang dapat anda berikan adalah membantu anak belajar dari kesalahan dan mengisi hidup dengan rasa percaya diri serta mampu mengandalkan diri sendiri. Tentunya hal-hal tersebut sangat mereka perlukan untuk sukses dalam hidup.
 
(Sumber : Internet)

Rabu, 22 Februari 2012

Kanker Serviks Pembunuh Banyak Wanita

Kanker serviks atau kanker leher rahim (sering juga disebut kanker mulut rahim) merupakan kanker yang menyerang kaum wanita dan jumlah penderitanya meningkat beberapa tahun belakangan. Dari seluruh penderita kanker di Indonesia, sepertiganya adalah penderita kanker serviks. Kanker ini memang merupakan pembunuh wanita yang menakutkan. Memperoleh informasi tentang kanker ini dapat membantu lebih banyak wanita terhindar dari salah satu penyakit paling mematikan ini.

Kanker Serviks
Kanker serviks atau kanker leher rahim (sering juga disebut kanker mulut rahim) merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak terjadi bagi kaum wanita. Setiap satu jam, satu wanita meninggal di Indonesia karena kanker serviks atau kanker leher rahim ini. Fakta menunjukkan bahwa jutaan wanita di dunia terinfeksi HPV, yang dianggap penyakit lewat hubungan seks yang paling umum di dunia.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), infeksi ini merupakan faktor risiko utama kanker leher rahim. Setiap tahun, ratusan ribu kasus HPV terdiagnosis di dunia dan ribuan wanita meninggal karena kanker serviks, yang disebabkan oleh infeksi itu. Mengingat fakta yang mengerikan ini, maka berbagai tindakan pencegahan dan pengobatan telah dibuat untuk mengatasi kanker serviks atau kanker leher rahim.

Kanker serviks atau kanker leher rahim terjadi di bagian organ reproduksi seorang wanita. Leher rahim adalah bagian yang sempit di sebelah bawah antara vagina dan rahim seorang wanita. Di bagian inilah tempat terjadi dan tumbuhnya kanker serviks. Apa penyebab kanker serviks atau kanker leher rahim? Bagaimana cara pencegahannya? Serta bagaimana cara mengatasinya jika sudah terinfeksi HPV?

HPV

Kanker serviks disebabkan infeksi virus HPV (human papillomavirus) atau virus papiloma manusia. HPV menimbulkan kutil pada pria maupun wanita, termasuk kutil pada kelamin, yang disebut kondiloma akuminatum. Hanya beberapa saja dari ratusan varian HPV yang dapat menyebabkan kanker. Kanker serviks atau kanker leher rahim bisa terjadi jika terjadi infeksi yang tidak sembuh-sembuh untuk waktu lama. Sebaliknya, kebanyakan infeksi HPV akan hilang sendiri, teratasi oleh sistem kekebalan tubuh.

Penyebab dan Gejala Kanker Serviks

Kanker serviks menyerang daerah leher rahim atau serviks yang disebabkan infeksi virus HPV (human papillomavirus) yang tidak sembuh dalam waktu lama. Jika kekebalan tubuh berkurang, maka infeksi HPV akan mengganas dan bisa menyebabkan terjadinya kanker serviks. Gejalanya tidak terlalu kelihatan pada stadium dini, itulah sebabnya kanker serviks yang dimulai dari infeksi HPV dianggap sebagai "The Silent Killer".

Beberapa gejala bisa diamati meski tidak selalu menjadi petunjuk infeksi HPV. Keputihan atau mengeluarkan sedikit darah setelah melakukan hubungan intim adalah sedikit tanda gejala dari kanker ini. Selain itu, adanya cairan kekuningan yang berbau di area genital juga bisa menjadi petunjuk infeksi HPV. Virus ini dapat menular dari seorang penderita kepada orang lain dan menginfeksi orang tersebut. Penularannya dapat melalui kontak langsung dan karena hubungan seks.

Ketika terdapat virus ini pada tangan seseorang, lalu menyentuh daerah genital, virus ini akan berpindah dan dapat menginfeksi daerah serviks atau leher rahim Anda. Cara penularan lain adalah di closet pada WC umum yang sudah terkontaminasi virus ini. Seorang penderita kanker ini mungkin menggunakan closet, virus HPV yang terdapat pada penderita berpindah ke closet. Bila Anda menggunakannya tanpa membersihkannya, bisa saja virus kemudian berpindah ke daerah genital Anda.

Buruknya gaya hidup seseorang dapat menjadi penunjang meningkatnya jumlah penderita kanker ini. Kebiasaan merokok, kurang mengkonsumsi vitamin C, vitamin E dan asam folat dapat menjadi penyebabnya. Jika mengkonsumsi makanan bergizi akan membuat daya tahan tubuh meningkat dan dapat mengusir virus HPV.

Risiko menderita kanker serviks adalah wanita yang aktif berhubungan seks sejak usia sangat dini, yang sering berganti pasangan seks, atau yang berhubungan seks dengan pria yang suka berganti pasangan. Faktor penyebab lainnya adalah menggunakan pil KB dalam jangka waktu lama atau berasal dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker.

Sering kali, pria yang tidak menunjukkan gejala terinfeksi HPV itulah yang menularkannya kepada pasangannya. Seorang pria yang melakukan hubungan seks dengan seorang wanita yang menderita kanker serviks, akan menjadi media pembawa virus ini. Selanjutnya, saat pria ini melakukan hubungan seks dengan istrinya, virus tadi dapat berpindah kepada istrinya dan menginfeksinya.

Deteksi Kanker Serviks

Bagaimana cara mendeteksi bahwa seorang wanita terinfeksi HPV yang menyebabkan kanker serviks? Gejala seseorang terinfeksi HPV memang tidak terlihat dan tidak mudah diamati. Cara paling mudah untuk mengetahuinya dengan melakukan pemeriksaan sitologis leher rahim. Pemeriksaan ini saat ini populer dengan nama Pap smear atau Papanicolaou smear yang diambil dari nama dokter Yunani yang menemukan metode ini yaitu George N. Papanicolaou. Namun, ada juga berbagai metode lainnya untuk deteksi dini terhadap infeksi HPV dan kanker serviks seperti berikut:

IVA
IVA yaitu singkatan dari Inspeksi Visual dengan Asam asetat. Metode pemeriksaan dengan mengoles serviks atau leher rahim dengan asam asetat. Kemudian diamati apakah ada kelainan seperti area berwarna putih. Jika tidak ada  perubahan warna, maka dapat dianggap tidak ada infeksi pada serviks. Anda dapat melakukan di Puskesmas dengan harga relatif murah. Ini dapat dilakukan hanya untuk deteksi dini. Jika terlihat tanda yang mencurigakan, maka  metode  deteksi lainnya yang lebih lanjut harus dilakukan
.
Pap smear
Metode tes Pap smear yang umum yaitu dokter menggunakan pengerik atau sikat untuk mengambil sedikit sampel sel-sel serviks atau leher rahim. Kemudian sel-sel tersebut akan dianalisa di laboratorium. Tes itu dapat  menyingkapkan apakah ada infeksi, radang, atau sel-sel abnormal. Menurut laporan sedunia, dengan secara teratur  melakukan tes Pap smear telah mengurangi jumlah kematian akibat kanker serviks.

Thin prep
Metode Thin prep lebih akurat dibanding Pap smear. Jika Pap smear hanya mengambil sebagian dari sel-sel di     serviks atau leher rahim, maka Thin prep akan memeriksa seluruh bagian serviks atau leher rahim. Tentu hasilnya akan jauh lebih akurat dan tepat.

Kolposkopi
Jika semua hasil tes pada metode sebelumnya menunjukkan adanya infeksi atau kejanggalan, prosedur kolposkopi     akan dilakukan dengan menggunakan alat yang dilengkapi lensa pembesar untuk mengamati bagian yang terinfeksi. Tujuannya untuk menentukan apakah ada lesi atau jaringan yang tidak normal pada serviks atau leher rahim. Jika ada yang tidak normal, biopsi — pengambilan sejumlah kecil jaringan dari tubuh — dilakukan dan pengobatan untuk kanker serviks segera dimulai

Mengobati Kanker Serviks

Jika terinfeksi HPV, jangan cemas, karena saat ini tersedia berbagai cara pengobatan yang dapat mengendalikan infeksi HPV. Beberapa pengobatan bertujuan mematikan sel-sel yang mengandung virus HPV. Cara lainnya adalah dengan menyingkirkan bagian yang rusak atau terinfeksi dengan pembedahan listrik, pembedahan laser, atau cryosurgery (membuang jaringan abnormal dengan pembekuan).

Jika kanker serviks sudah sampai ke stadium lanjut, maka akan dilakukan terapi kemoterapi. Pada beberapa kasus yang parah mungkin juga dilakukan histerektomi yaitu operasi pengangkatan rahim atau kandungan secara total. Tujuannya untuk membuang sel-sel kanker serviks yang sudah berkembang pada tubuh.

Namun, mencegah lebih baik daripada mengobati. Karena itu, bagaimana cara mencegah terinfeksi HPV dan kanker serviks? Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kanker serviks.

Mencegah Kanker Serviks

Meski kanker serviks menakutkan, namun kita semua bisa mencegahnya. Anda dapat melakukan banyak tindakan pencegahan sebelum terinfeksi HPV dan akhirnya menderita kanker serviks. Beberapa cara praktis yang dapat Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari antara lain:

  • Miliki pola makan sehat, yang kaya dengan sayuran, buah dan sereal untuk merangsang sistem kekebalan tubuh. Misalnya mengkonsumsi berbagai karotena, vitamin A, C, dan E, dan asam folat dapat mengurangi risiko terkena kanker leher rahim.
  • Hindari merokok. Banyak bukti menunjukkan penggunaan tembakau dapat meningkatkan risiko terkena kanker serviks.
  • Hindari seks sebelum menikah atau di usia sangat muda atau belasan tahun.
  • Hindari berhubungan seks selama masa haid terbukti efektif untuk mencegah dan menghambat terbentuknya dan berkembangnya kanker serviks.
  • Hindari berhubungan seks dengan banyak partner.
  • Secara rutin menjalani tes Pap smear secara teratur. Saat ini tes Pap smear bahkan sudah bisa dilakukan di tingkat Puskesmas dengan harga terjangkau.
  • Alternatif tes Pap smear yaitu tes IVA dengan biaya yang lebih murah dari Pap smear. Tujuannya untuk deteksi dini terhadap infeksi HPV.
  • Pemberian vaksin atau vaksinasi HPV untuk mencegah terinfeksi HPV.
  • Melakukan pembersihan organ intim atau dikenal dengan istilah vagina toilet. Ini dapat dilakukan sendiri atau dapat juga dengan bantuan dokter ahli. Tujuannya untuk membersihkan organ intim wanita dari kotoran dan penyakit.
Hidup Sehat Tanpa Kanker Serviks

Kanker serviks bisa dicegah dan bisa diobati. Deteksi sejak dini dan rutin melakukan Pap smear akan memperkecil risiko terkena kanker serviks. Ubah gaya hidup Anda dan juga pola makan Anda agar terhindar dari penyakit yang membunuh banyak wanita di dunia ini. Dengan demikian, maka kesehatan serviks atau leher rahim lebih terjamin. Dengan penanganan yang tepat, kanker serviks bukanlah sesuatu yang menakutkan.

source: http://kumpulan.info/sehat

Marc Anthony - I Want To Spend My Lifetime Loving You



Kenali Bahaya Minuman Berenergi

Seperti kata di iklan, minuman berenergi bisa memberikan tambahan energi bagi si peminumnya, bahkan minuman ini diklaim bisa meningkatkan performa seseorang. Tapi tahukah Anda minuman berenergi mengandung banyak kafein dan gula tinggi?

Roland Griffiths seorang praktisi dan ahli saraf dari John Hopkins University of Medicine mengatakan, minuman dengan kandungan kafein tinggi bisa berpotensi mengganggu kesehatan. Beberapa ahli pun menyatakan bahwa minuman berenergi berbahaya untuk kesehatan jika dikonsumsi terlalu sering.

Ini dia lima bahaya minuman berenergi yang perlu Anda tahu :

Kandungan gula tinggi

Minuman energi mengandung kadar gula yang tinggi, sehingga bisa memicu peningkatan kadar gula darah, merusak gigi dan menyebabkan kegemukan. Anda tidak percaya? Silakan buktikan dengan melihat lebel kandungan pada kemasan, disitu Anda bisa melihat berapa jumlah gula dalam minuman itu. Bandingkan dengan soda dan minuman ringan lainnya.

Berbahaya bagi anak-anak

Dampak kafein dan gula sangat besar bagi anak-anak ketimbang untuk orang dewasa. anak-anak dimasa pertumbuhan sebaiknya dilarang mengkonsumsi minuman berenergi, pasalnya bisa menimbulkan dampak buruk bagi masa depan kesehatannya nanti. Tidak ada kandungan gizi di dalam minuman energi, jadi tidak masalah jika tidak dikonsumsi bukan?

Bisa menyebabkan dehidrasi

Kandungan gula yang tinggi bisa menyebabkan penyerapan air ke dalam tubuh terhambat sehingga menimbulkan risiko dehidrasi. Tubuh yang dehidrasi justru memiliki performa yang buruk, baik sedang beraktivitas atau hanya duduk di balik meja. Jika Anda merasa tidak bisa meninggalkan minuman berenergi disarankan untuk mengkonsumsi segelas air setelah menegak minuman berenergi
.
Menyebabkan jantung berdebar

Kafein bisa menyebabkan tekanan darah meningkat dan jantung terasa berdebar-debar, terutama bagi mereka yang sensitif. Reaksi yang berbahaya pada minuman energi yang bisa terjadi antara lain rasa pusing, mual, sakit maag, tremor, serta mati rasa
.
Menyebabkan tulang keropos

Kebiasaan mengonsumsi minuman ringan menyebabkan jumlah konsumsi jenis minuman lainnya menurun, seperti konsumsi air dan susu. Hal ini menyebabkan konsumen minuman ringan kurang mendapat asupan kalsium


source: http://www.kabarinews.com